Minggu, 30 Oktober 2016

serangan pada jaringan WAN dan penerapan osi layer pada WAN

Minggu 30 oktober 2016



Kebutuhan untuk mendapatkan informasi melalui internet semakin tinggi. Namun, masih banyak pengguna komputer yang belum menyadari akan pentingnya keamanan jaringan komputer dan internet. Mereka baru sadar setelah data menjadi hilang, terkena virus, spyware, spam bahkan sampai komputer menjadi rusak dan tidak bisa digunakan lagi. Saat ini berbagai serangan terhadap jaringan komputer dan internet semakin banyak dan berkembang. Serangan tidak hanya terhadap invidivu tertentu. Ada serangan yang sengaja dilakukan oleh seseorang atau kelompok tertentu terhadap suatu perusahaan/lembaga untuk kepentingan pribadi mereka. Masih lemahnya sistem suatu perusahaan membuat mereka semakin berkembang dalam membuat teknik serangan-serangan baru.

Agar Anda semakin paham berbagai bentuk serangan terhadap jaringan komputer, berikut ini situstkj akan berbagi ilmu kepada teman-teman untuk mencoba deskripsikan. Harapannya adalah agar Anda semakin sadar bahwa keamanan jaringan komputer mer. Meskipun lebih dari 50 % celah keamanan  berasal dari dalam, namun tidak ada salahnya bagi kita untuk mengetahui bentuk-bentuk serangan yang berasal dari luar.
Celah –celah yang berbasal dari luar yang kami diambil dari berbagai sumber di internet.

1.Botnet
Deskripsi:
-          Terdiri dari dua kata, yaitu BOT (program yang otomatis) dan Net (networking). Jadi botnet merupakan program yang secara otomatis, bekerja dalam network tertentu yang bertujuan untuk mendapatkan “sesuatu” secara brutal, karena semua komputer yang terhubung dalam jaringan akan diserang semuanya secara otomatis.
-          Contoh: conficker.vmx. Botnet ini sulit sekali dihilangkan, karena mempunyai fitur autoupdate ke server yang ditunjuk, sehingga conficker ini sulit dilacak dan dihilangkan.
Memaksa masuk (Brute Force) dan kamus password (Dictionary)
Deskripsi:
-          Menyerang database atau menyerang login prompt yang sedang aktif.
-          Brute Force: upaya menemukan password dari account user dengan cara sistematis, mencoba berbagai kombinasi angka, huruf dan simbol.
-          Dictionary: upaya menemukan password dengan mencoba berbagai kemungkinan password yang dipakai user dengan kamus password yang sudah didefinisikan sebelumnya.
Cara mengatasi:
-          Aturan pembuatan password yang kuat, misalnya tidak boleh menggunakan tanggal lahir, nama, password dengan kombinasi huruf dana angka

2.Denial of Service (DoS)
Deskripsi:
-          Membuat layanan jaringan jadi mampet.
-          Bentuk: mengirim paket data yang besar terhadap suatu server dan memanfaatkan celah yang rentan dari sistem operasi, layanan-2 atau aplikasi-2.
-          Akibat serangan: sitem crash atau pemakaian CPU 100 %.
-          Jenis-jenis DoS: Distributed Denial of Service (DSoS), Distributed Reflective Denial of Service (DRDoS).
-          Contoh akibat serangan: layanan pemesanan selalu gagal atau username tidak bisa login, daftar barang tidak bisa muncul atau sudah dicetak.


3.Identity Tteft
Deskripsi:
-          Pencurian informasi tentang identitas kita yang dilakukan melalui komputer offline, jaringan LAN, internet maupun melalui transaksi-transaksi dalam kehidupan sehari-hari.
Smurf Attack
Deskripsi:
-          Membanjiri komputer client dengan sampah.
-          Mengirimkan broadcast kepada segmen jaringan sehingga semua node dalam jaringan akan menerima paket broadcast.
-          Ada yang menggolongkan sebagai DoS.

4.Ping of Death
Deskripsi:
-          Menggunakan tool khusus dengan mengirimkan paket ping oversized yang banyak sekali kepada korbannya.
-          Akibatnya: sistem crash, freeze atau reboot.
-          Ada yang menggolongkan sebagai DoS.

5.Stream Attack
Deskripsi:
-          Mengirim jumlah paket besar menuju port pada sistem korban menggunakan sumber nomor yang random.
-          Ada yang menggolongkan sebagai DoS.

6.Spoofing
Deskripsi:
-          Seni untuk menjelma menjadi sesuatu yang lain.
-          IP address atau node source yang asli diganti IP address atau node source yang lain.
-          Contoh: pemalsuan web Paypal
7.Serangan Pembajakan (Man in the Middle)

Deskripsi:
-          Mengkomposisikan dua titik link komunikasi dengan jalan: menyusup antara dua party dan para penyerang memposisikan dirinya dalam garis komunikasi dimana dia bertindak sebagai proxy atau mekanisme store and forward.
-          Akibat: para penyerang bisa menangkap logon credensial atau data sensitive ataupun mampu mengubah isi pesan dari kedua titik komunikasi.

8.Spamming
Deskripsi:
-          Spam merupakan email/newsgroup/pesan diskusi forum yang tak diundang.
-          Berupa iklan dari vendor atau bisa berisi kuda Trojan.
-          Biasanya datang bertubi-tubi tanpa diminta dan sering kali tidak dikehendaki oleh penerimanya.
-          Mirip dengan DoS.
-          Cara kerja: pembuat spam akan membuat mailing list dari alamat-alamat email yang ditemukan dari situs-situs terkenal seperti Facebook, Multiply, Friendster dll. Setelah itu file-file akan disebarkan melalui email-email tersebut.

Sniffer (Snooping Attact)
Deskripsi:
-          Kegiatan user perusak yang ingin mendapatkan informasi atau traffic melalui jaringan.
-          Merupakan program penangkap paket data yang bisa di duplikasikan isi paket yang melalui media jaringan ke dalam file.
-          Fokus untuk mendapatkan logon credensial, kunci rahasia, password dan lainnya.
-          Contoh: menyadap suatu pengiriman program saat memasukkan password dengan tujuan mendapatkan password pengguna atau menduplikasikan program yang dikirimi program.

9.Crackers
Deskripsi:
-          User yang ingin merusak sistem.
-          Akibat: kegiatan pencurian data/ide, disable system, kompromi keamanan, opini negative public, kehilangan pasar saham, mengurangi keuntungan, kehilangan produktivitas.
-          Contoh: seorang pencopy software seperti microsoft.
-          Keahlian minimal cracker: bisa membuat program C, C++, atau Perl, memiliki pengetahuan TCP/IP, menguasai sistem operasi UNIX atau VMS, suka mengkoleksi software dan hardware lama.
Hacker
Deskripsi:
-          Seseorang atau beberapa orang yang ahli dan mengetahui seluk beluk komputer, baik, software, hardware, keamanan atau jaringannya. Sesungguhnya tidak semua hacker melakukan kejahatan, ada  hacker yang berfungsi sebagai peneliti dan pengembang dengan cara menelusuri lubang-lubang keamanan sebuah software atau jaringan komputer.

10.Back Door
Deskripsi:
-          Serangan dengan sengaja membuka suatu “pintu belakang” bagi pengunjung tertentu, tanpa disadari oleh orang  yang menginstall software.
-          Contoh: E-bay untuk mengizinkan pengembang tersebut memperoleh informasi mengenai transaksi yang terjadi antara pembeli dan penjual, termasuk kartu kredit.

11.Social Engineering
Deskripsi:
-          Bentuk serangan yang  memanfaatkan sisi kelemahan manusia, misalnya dengan merekayasa perasaan user sehingga user bersedia mengirim informasi kepada hacker untuk selanjutnya digunakan untuk merusak sistem.
-          Misalnya: email yang meminta target untuk membuak attachment yang disisipi worm/trojan horse untuk merusak jaringan.
DNS Poisoning
Deskripsi:
-          Usaha merubah atau merusak isi DNS sehingga semua akses yang memakai DNS akan disalurkan ke alamat yang salah atau alamat yang dituju tidak bisa diakses.
-          User melakukan login ada rekening internetnya. Karena sudah dialihkan, maka ia mengakses ke suatu situs palsu yang serupa dan telah dipersiapkan oleh hacker.

12.Phising Mail
Deskripsi:
-          Email yang seolah-olah dikirim dari bank tempat kita menyimpan uang, dari situs tempat kita membeli barang secara online. Bila kita log ini ke dalam situs gadungan tersebut maka situs itu akan mencuri username dan password yang akan merugikan kita.
-          Berasal dari bahasa Inggris yang berari pengelabuhan. Phishing berupa webpage yang alamatnya mirip dengan web aslinya. Misalnya: www.klikbca.comdiubah menjadi www.clickbca.com atau www.klikkbca.com. Jika dilihat ketiganya memiliki pelafalan yang sama, tetapi tujuannya berbeda. Klik BCA bertujuan untuk mengakses suatu alamat bank swasta di Indonesia, tetapi click BCA bertujuan ke suatu komputer dimana pemiliknya mengetahui username dan password Anda jika Anda memasuki web tersebut.

13.Adware
Deskripsi:
-          Kependekan dari advertising software, yaitu sebuah program untuk mengiklankan sesuatu yang dapat secara otomatis tampil dalam web browser atau pop up.
-          Adware bisa terdownload tanpa sengaja bila kita tidak teliti saat mengeklik iklan yang tampil dalam sebuah pop-up.
-          Ada yang menyamakan dengan spyware.
14.Virus dan Worm
Deskripsi:
-          Program komputer aktif yang tersembunyi dan membahayakan, karena bersifatt merusak sistem komputer. Virus dapat menginfeksi program komputer lain atau file data serta dapat terdistribusi ke komputer lain dengan membonceng pendistribusian file/program lain.

15.Spyware
Deskripsi:
-          Merupakan program komputer yang biasanya tanpa sengaja terinstall untuk melakukan perusakan, penyalinan dan/atau pengintipan aktifitas sebuah komputer, sehingga segala aktifitas saat menggunakan komputer dapat dipantau, dicopy dari tempat lain. Spyware biasanya terinstall karena ketidaktelitian pengguna komputer saat menegklik suatu pop-up atau browsing internet
16.Remote Attack
Deskripsi:
-          Segala bentuk serangan terhadap suatu sistem dimana penyerangannya tidak memiliki kendali terhadap mesin tersebut karena dilakukan dari jarak jaruh di luar sistem jaringan atau media transmisi.

17.Hole
Deskripsi:
-          Kondisi dari software atau hardware yang bisa diakses oleh pemakai yang memiliki otoritas atau meningkatnya tingkat pengaksesan tanpa melalui proses otoritasi.
18.Phreaking

Deskripsi:
-          Perilaku menjadikan pengamanan telepon melemah.
19.Wireless Attack
Deskripsi:
-          Biasanya berbentuk pencurian bandwidth

20.HTTPD Attack
Deskripsi:
-          Memanfaatkan kerawanan webserver, misalnya: buffer, overflows, httpd bypasses, cross scripting, web code vulnerabilities, URL floods.
-          Contoh: melalui cross XSS seorang attacker bisa mengeksploitasi pertukaran cookies antara browser dan webserver. Fasilitas ini dapat mengaktifkan script untuk merubah tampilan web dll. Script ini bisa menjalankan malware, membca informasi penting dan mengexpose data sensitive seperti nomor credit card dan password.

21Pencurian Cookie
Deskripsi:
-          Cookie adalah kumpulan data yang dikirimkan oleh server atau admin sebuah website kepada webbrowser yang digunakan. Kemudian web browser akan mengembalikan lagi data tersebut  untuk mengakses website tanpa ada perubahan sedikitpun.
-          Kenapa berbahaya ? Untuk mengakses sbuah situ dibutuhkan transfer cookie dari user ke server dan sebaliknya, sebagai proses authentifikasi dan enkripsi data sekaligus konfirmasi identitas user. Sehingga jika cookie dicuri, maka pencuri dapat menggunakan cookie tersebut untuk mengakses situs ilegal maupun memalsukan identitasnya.
-          Pencurian cookie dapat menggunakan script.

22.Ip Spoofing
Deskripsi:
-          Atau juga lebih dckerikenal dengan source address spoofing,yaitu pemalsuan alamat ip attacker, sehingga sasaran menganggap alamat ip attacker adalah alamat ip dari host didalam jaringan bukan dari luar jaringan.

23.Malware
Deskripsi:
-          Merupakan serangan yang dilakukan ketika attacker menaruh program- program penghancur, seperti  virus, worm, dan trojan pada sistem sasaran. Progaram –program penghancur ini sering juga disebut sebagai malware. Program – program ini mempunyai kemampuan unutk merusak sistem, pemusnahan file, pencurian password, sampai dengan membuka backdoor.

24.Ftp Attack
Deskripsi:
-          Salah satu serangan yang dilakukan terhadap File Transfer Protokol adalah serangan buffer overflow yang diakibatkan oleh perintah malformed. Tujuan menyerang FTP server ini rata-rata adalah untuk mendapatkan command shell ataupun unutuk melakukan Denial Of Service. Serangan Denial Of Service akhirnya dapat menyebabkan seorang user atau attacker untuk mengambil resource didalam jaringan tanpa adanya autorisasi, sedangakan command shell dapat membuat seorang attacker mendaptak akses kesistem server dan file data akhirnya seorang attacker bisa membuat anonymous foot-access yang mempunyai hak penuh terhadap sistem bahkan jaringan yang diserang.

25.Sniffer
Deskripsi:
-          Adalah sustu usaha untuk menangkap setiap data yang lewat dari suatu jaringan,dapat berupa password dan user dari pengguna lain.

26.DNS Forgery
Deskripsi:
-          Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh seseorang untuk mencuri data-data penting orang lain adalah dengan cara melakukan penipuan. Salah satu bentuk penipuan   yang bisa dilakukan adalah penipuan data-data DNS. DNS adalah sebuah sistem yang akan menterjemahkan nama sebuah   situs   atau  host  menjadi   alamat   IP  situs   atau  host  tersebut.   Cara   kerja   DNS   cukup sederhana, yaitu sebuah host mengirimkan paket (biasanya dengan tipe UDP) yang pada header paket tersebut berisikan alamat host penanya, alamat DNS resolver, pertanyaan yang diinginkan serta sebuah nomor identitas. DNS resolver  akan mengirimkan paket jawaban yang sesuai ke penanya. Pada paket jawaban tersebut terdapat nomor identitas, yang dapat dicocokkan oleh penanya dengan nomor identitas yang dikirimnya. Oleh karena cara kerja yang sederhana dan tidak   adanya   metode   otentikasi   dalam   sistem   komunikasi   dengan   paket   UDP,   maka   sangatmemungkinkan seseorang untuk berpura-pura menjadi DNS  resolver  dan mengirimkan paket jawaban palsu dengan nomor identitas yang sesuai ke penanya sebelum paket jawaban dari DNS resolver resmi diterima oleh penanya. Dengan cara ini, seorang penyerang dapat dengan mudah mengarahkan seorang pengguna untuk melakukan akses ke sebuah layanan palsu tanpa diketahui pengguna tersebut. Sebagai contoh, seorang penyerang dapat mengarahkan seorang pengguna  Internet   Banking  untuk   melakukan   akses   ke   situs  Internet   Banking  palsu   yang dibuatnya untuk mendapatkan data-data pribadi dan kartu kredit pengguna tersebut.
-          Untuk dapat melakukan gangguan dengan memalsukan data DNS, seseorang membutuhkan informasi-informasi di bawah ini :
      · Nomor identitas pertanyaan (16 bit)
      · Port tujuan pertanyaan
      · Alamat IP DNS resolver
      · Informasi yang ditanyakan
      · Waktu pertanyaan.
-          Pada beberapa implementasi sistem operasi, informasi diatas yang dibutuhkan seseorang untuk melakukan penipuan data DNS bisa didapatkan. Kunci dari serangan tipe ini adalah, jawaban yang   diberikan   DNS  resolver  palsu   harus   diterima   oleh   penanya   sebelum   jawaban   yang sebenarnya diterima, kecuali penyerang dapat memastikan bahwa penanya tidak akan menerima jawaban yang sebenarnya dari DNS resolver yang resmi.

27.DNS Cache Poisoning
Deskripsi:
-          Bentuk lain serangan dengan menggunakan DNS adalah  DNS Cache Poisoning. Serangan ini memanfaatkan cache dari setiap server DNS yang merupakan tempat penyimpanan sementara data-data domain yang bukan tanggung jawab server DNS tersebut. Sebagai contoh, sebuah organisasi 'X' memiliki server DNS (ns.x.org) yang menyimpan data mengenai domain 'x.org'. Setiap   komputer   pada   organisasi   'X'   akan   bertanya   pada   server   'ns.x.org'   setiap   kali   akan melakukan   akses   Internet.   Setiap   kali   server   ns.x.org   menerima   pertanyaan   diluar   domain 'x.org', server tersebut akan bertanya pada pihak otoritas domain. Setelah mendapatkan jawaban yang dibutuhkan, jawaban tersebut akan disimpan dalam  cache, sehingga jika ada pertanyaan yang sama, server 'ns.x.org' dapat langsung memberikan jawaban yang benar. Dengan tahapan-tahapan   tertentu,   seorang   penyerang   dapat   mengirimkan   data-data   palsu   mengenai   sebuah domain yang kemudian akan disimpan di  cache  sebuah server DNS, sehingga apabila server tersebut menerima pertanyaan mengenai domain tersebut, server akan memberikan jawaban yang salah. Patut dicatat, bahwa dalam serangan ini, data asli server DNS tidak mengalami perubahan sedikitpun. Perubahan data hanya terjadi pada cache server DNS tersebut.Cara yang paling efektif dalam menghadapi serangan yang merubah DNS server adalah dengan melakukan otentikasi  host  yang akan kita hubungi. Model otentikasi yang banyak digunakan saat ini adalah dengan mempergunakan digital certificate. Dengan digital certificate, seseorang dapat dengan yakin bahwa host yang dia akses adalah host yang sebenarnya

28.  Password Attacker
Deskripsi:
-          Adalah usaha penerobosan saut sistem jarignan dengan cara memperoleh password dari jaringan tersebut. PASSWORD           merupakan sesuatu yang umum jika bicara tentang keamanan. Kadang seorang user tidak peduli dengan nomor pin yang mereka miliki, seperti bertransaksi online lewat warnet, bahkan bertransaksi online dirumah pun sangat berbahaya jika tidak dilengkapi dengan SOFTWARE SECURITY seperti  SSL dan PGP.

29. Merusak File Server
Deskripsi:
-          Protokol –protokol untuk transportasi dat tulang punggung dari INTERNET adalah tingkat TCP (TCP Level) yang mempunyai kemampuan dengan mekanisme untuk baca/tulis antara jaringan dan hosts. Attacker bisa dengan mudah mendaptakan akses kedirectory file. Tergantung pada OS yang digunakan, attacker bisa meng extra informasi tentang jaringan, sharing privileges, nama dan lokasi dari user dan groups, dan spesifikasi dari aplikasi atau baner (nama dan versi software). Sistemyang dikonfigurasi atau diamankan secara minimal akan dengan mudah membeberkan informasi ini bahkan melalui firewall pun. Pada sistem UNIX, informasi ini dibawa oleh NFS diport 2049. Sistem windows menyediakan data ini pada SMB dan NETBIOS  pada port 135-139 (NT) dan port 445 pada win2k.
3.                Deface Web Server
Deskripsi:
-          Kerawanan yang terdapat dalam HTTP ataupun WEB Server ada lima macam:
1.        Buffer overflows
2.        Httpd
3.        Bypasses
4.        Cross scripting
5.        Web kode vulnerabilities, dan
6.        URL floods.
-          HTTPD  buffer overflow bisa terjadi karena attacker menmbahkan erorr s pada port yang digunakan untuk web traffic dengan cara memasukan banyak karakter dan string untuk menemukan tempat overflow yang sesuai. Ketika tempat unutk overflow ditemukan, seorang attacker akan memasukan string yang akan menjadi perintah yang dapat  dieksekusi. Buffer overflow dapat memberikan attacker access ke command prompt. Beberapa feature dari HTTPD  bisa digunakan untuk menciptakan HTTPD, bypass, memberi akses keserver menggunakan logging. Dengan cara ini, sebuah web bisa diakses dan diganti tanpa dicatat oleh web server. Cara ini sering digunakan oleh para cracker, hacktivis, dan cybervandals untuk mendeface website



2. Pengertian dan Fungsi 7 OSI Layer
Pengertian Dan Fungsi 7 OSI LAYER – Masalah utama dalam komunikasi antar komputer dari vendor yang berbeda adalah karena mereka mengunakan protocol dan format data yang berbeda-beda. Untuk mengatasi ini, International Organization for Standardization (ISO) membuat suatu arsitektur komunikasi yang dikenal sebagai Open System Interconnection (OSI) model yang mendefinisikan standar untuk menghubungkan komputer-komputer dari vendor-vendor yang berbeda.
Model-OSI tersebut terbagi atas 7 layer, dan layer kedua juga memiliki sejumlah sub-layer (dibagi oleh Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE)). Perhatikan tabel berikut:
7th – Layer : Application Services
6th – Layer : Presentation Services
5th – Layer : Session         Communications
4th – Layer : Transport         Communications
3rd – Layer : Network         Communications
2nd – Layer : Data-link         Physical connections
1st – Layer : Physical         Physical connections
ayer-layer tersebut disusun sedemikian sehingga perubahan pada satu layer tidak membutuhkan perubahan pada layer lain. Layer teratas (5, 6 and 7) adalah lebih cerdas dibandingkan dengan layer yang lebih rendah; Layer Application dapat menangani protocol dan format data yang sama yang digunakan oleh layer lain, dan seterusnya. Jadi terdapat perbedaan yang besar antara layer Physical dan layer Application.


7 Model OSI LAYER                   
Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap
‐tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenisjenis protoklol jaringan dan metode transmisi. Model dibagi menjadi 7 layer, dengan karakteristik dan fungsinya masing‐masing. Tiap layer harus dapat berkomunikasi dengan layer di atasnya maupun dibawahnya secara langsung melalui serentetan protokol dan standard.
1. Layer Physical
Ini adalah layer yang paling sederhana; berkaitan dengan electrical (dan optical) koneksi antar peralatan. Data biner dikodekan dalam bentuk yang dapat ditransmisi melalui media jaringan, sebagai contoh kabel, transceiver dan konektor yang berkaitan dengan layer Physical. Peralatan seperti repeater, hub dan network card adalah berada pada layer ini.
2. Layer Data-link
Layer ini sedikit lebih “cerdas” dibandingkan dengan layer physical, karena menyediakan transfer data yang lebih nyata. Sebagai penghubung antara media network dan layer protocol yang lebih high-level, layer data link bertanggung-jawab pada paket akhir dari data binari yang berasal dari level yang lebih tinggi ke paket diskrit sebelum ke layer physical. Akan mengirimkan frame (blok dari data) melalui suatu network. Ethernet (802.2 & 802.3), Tokenbus (802.4) dan Tokenring (802.5) adalah protocol pada layer Data-link.
3. Layer Network
Tugas utama dari layer network adalah menyediakan fungsi routing sehingga paket dapat dikirim keluar dari segment network lokal ke suatu tujuan yang berada pada suatu network lain. IP, Internet Protocol, umumnya digunakan untuk tugas ini. Protocol lainnya seperti IPX, Internet Packet eXchange. Perusahaan Novell telah memprogram protokol menjadi beberapa, seperti SPX (Sequence Packet Exchange) & NCP (Netware Core Protocol). Protokol ini telah dimasukkan ke sistem operasi Netware. Beberapa fungsi yang mungkin dilakukan oleh Layer Network
  • Membagi aliran data biner ke paket diskrit dengan panjang tertentu
  • Mendeteksi Error
  • Memperbaiki error dengan mengirim ulang paket yang rusak
  • Mengendalikan aliran
4. Layer Transport
Layer transport data, menggunakan protocol seperti UDP, TCP dan/atau SPX (Sequence Packet eXchange, yang satu ini digunakan oleh NetWare, tetapi khusus untuk koneksi berorientasi IPX). Layer transport adalah pusat dari mode-OSI. Layer ini menyediakan transfer yang reliable dan transparan antara kedua titik akhir, layer ini juga menyediakan multiplexing, kendali aliran dan pemeriksaan error serta memperbaikinya.
5. Layer Session
Layer Session, sesuai dengan namanya, sering disalah artikan sebagai prosedur logon pada network dan berkaitan dengan keamanan. Layer ini menyediakan layanan ke dua layer diatasnya, Melakukan koordinasi komunikasi antara entiti layer yang diwakilinya. Beberapa protocol pada layer ini: NETBIOS: suatu session interface dan protocol, dikembangkan oleh IBM, yang menyediakan layanan ke layer presentation dan layer application. NETBEUI, (NETBIOS Extended User Interface), suatu pengembangan dari NETBIOS yang digunakan pada produk Microsoft networking, seperti Windows NT dan LAN Manager. ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol). PAP (Printer Access Protocol), yang terdapat pada printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk.
6. Layer Presentation
Layer presentation dari model OSI melakukan hanya suatu fungsi tunggal: translasi dari berbagai tipe pada syntax sistem. Sebagai contoh, suatu koneksi antara PC dan mainframe membutuhkan konversi dari EBCDIC character-encoding format ke ASCII dan banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Kompresi data (dan enkripsi yang mungkin) ditangani oleh layer ini.
7. Layer Application

Layer ini adalah yang paling “cerdas”, gateway berada pada layer ini. Gateway melakukan pekerjaan yang sama seperti sebuah router, tetapi ada perbedaan diantara mereka. Layer Application adalah penghubung utama antara aplikasi yang berjalan pada satu komputer dan resources network yang membutuhkan akses padanya. Layer Application adalah layer dimana user akan beroperasi padanya, protocol seperti FTP, telnet, SMTP, HTTP, POP3 berada pada layer Application.
REFERENSI;

http://tonydjeroe21.blogspot.co.id/2011/12/jenis-jenis-serangan-pada-jaringan_159.html